Langit kelabu menatapku tertunduk
Setelah sebuah teriakan berkumandang
Menuju melewatinya,,
Hai, Malaikat!
Di mana pesanmu?
Kapan akan kuterima?
Setelah aku menanyakan pada Tuhan,
Di mana sobatku?
Langit kelabu mengelilingiku terduduk
Setelah sunyi bertiup mengawasi
Aku kembali berteriak
Hai, Malaikat!
Tuhan tahu bahwa aku berbohong
Bahwa aku tahu, di mana sobatku
Namun Tuhan tahu nuraniku
Saat aku bertanya,
Ada apa dengan sobatku?!
Hai, Malaikat!
Aku menunggu pesanmu
Ketika kebohongan dijawab dengan langit kelabu
Apa yang terjadi dengan kejujuranku?
Aku tak berhenti sebelum kau datang,
Hai, Malaikat!
Setelah sebuah teriakan berkumandang
Menuju melewatinya,,
Hai, Malaikat!
Di mana pesanmu?
Kapan akan kuterima?
Setelah aku menanyakan pada Tuhan,
Di mana sobatku?
Langit kelabu mengelilingiku terduduk
Setelah sunyi bertiup mengawasi
Aku kembali berteriak
Hai, Malaikat!
Tuhan tahu bahwa aku berbohong
Bahwa aku tahu, di mana sobatku
Namun Tuhan tahu nuraniku
Saat aku bertanya,
Ada apa dengan sobatku?!
Hai, Malaikat!
Aku menunggu pesanmu
Ketika kebohongan dijawab dengan langit kelabu
Apa yang terjadi dengan kejujuranku?
Aku tak berhenti sebelum kau datang,
Hai, Malaikat!