Happy Birthday to Me

yeah, Happy Birthday, Yuli ~
God bless u always..

hari ini aku patut bersyukur masi bisa bernapas sampai 19 tahun..
padahal sejak aku SMA, saat aku maniak angka 19, aku selalu mengharapkan ultah yg ke-19 ini bakal berbeda dari tahun2 sebelumnya.
karena aku juga punya pacar yg tercinta di hari ultah tapi dia ga di sini sekarang.. :(
klo yg dulu, aku selalu putus tepat sebelum aku ultah, bahkan ada yg pas ultah. sekarang, tetep musti sendirian lg krn si dia sedang jauh di sana..hahaha
tp gpp deh, biar sedih aku masi punya temen2 yg inget ultahku walau ga banyak yg inget.. tiap tahun cuma ngelakuin ritual penyembuhan pribadi di kamar aja. menguatkan diri sendiri, bahwa aku ga mau sll jadi pribadi yg lemah.. korbannya adalah puluhan helai tissue.. tragis ya..
yah, paling tidak setiap tahun, aku selalu punya rekor dlm kategori pribadi yg makin berkembang.. beruntunglah kalian yg baru mengenalku, kalian ga tau seberapa hancurnya aku yg dulu..
sekarang aku emang uda hancur, tapi dari situ aku jadi kuat ! :D

aku teringat hadiah ultahku dari mama 2 tahun yg lalu.. yah ga bisa dibilang hadiah juga sih, karena mama sendiri ga tau itu hari ultahku. aku yg menganggap itu adalah hadiah dari mama walau dia sendiri ga menyadarinya. mama ngejahitin kelambuku, kemudian kami mengobrol santai.. ntah kenapa aku begitu menikmati saat2 itu, waktu kami tidak bertengkar mulut dan tersenyum saling berhadapan. malam itu sampai malam berikutnya aku sangat bahagia.. walau mama ga pernah sekalipun ingat hari ultahku lagi sejak aku berumur belasan tahun sampai hari ini.. ingat ga ingat, hubunganku sama mama yg masih baik2 aja adalah hadiah terindah yg kupunya..

sebenarnya hari ini aku sangat mengharapkan kehadiran orang2 yg kusayang. benar2 sangat kuharapkan. aku sampai berkhayal mama meneleponku ngucapin selamat ulang tahun, berkhayal pacarku tiba2 pulang demi hari ultahku, berkhayal temen2 menelepon rame2 dan berteriak di ujung telepon, "happy birthday"

khayalan tinggal khayalan, saat ini aku cuma duduk di depan netbuk sambil dengerin lagu dan ngabisin tissue. setelah ini ya jalanin ritual tahunan seperti biasa. dalam hati aku tetap bahagia karena kasih Tuhan. aku hanya kekurangan kepuasan duniawi, membodohi diri sendiri dan bersedih tak berujung.

well, aku tersenyum bahagia saat ini.. dalam pikiranku ada Mama, Papa, Lisa, Tina, David, Kaleb, sahabat2ku Vania, Vonny, DeChan, Novia, P.A, semuanya.. walau mereka melupakanku, aku yakin aku sangat bahagia bisa sempat bersama mereka.

i'll be fine.. :)

0 comment(s):

Posting Komentar

thanks to visit my blog
please write your comment here :)