Masihkah ada rasa? (by.Yovela)

Langit kelam sore hari, sama dengan langit hati
Awan hitam yang kelabu, juga terasa di kalbu
Angin...
bawa pikiranku pergi bersama dengan debu jalanan
Bersama daun kering yang beterbangan
Jauh.. jauh..
Hingga semua tentang dia tak membekas lagi

Dalam rinai hujan
pikiranku melayang
akan manisnya hari yang lalu
Saat senyum istimewa dia beri
Dalam mata bulan sabitnya
Dalam gerimis yang bersaksi

Indah kasih yang dibawanya
Dalam perhatian yang di tawarkan
Dalam senyum nakal jenaka
Dalam remang cahaya bulan

Tawa bahagia bersamanya
Dalam tingkah kekanakannya
Dalam lucu tutr katanya
Dalam usil wajah malaikatnya

Di tengah deras hujan, hatiku bertanya
Mungkinkah.. semuanya 'kan terulang..?!
Saat-saat indah dengannya..
Seberkas manis kasih darinya..

Masihkah rasa itu ada..?!
Disaat kini dia berbeda
Ketika hanya bisu yang ada

Adakah.. yang dapat menjelaskan arti semua..?!
Tawa istimewa dalam canda berdua
Lembut berkata, dalam perhatiannya...

Ternyata... Hujan, tak mampu menghapusnya
Angin, tak bisa membawanya
Langit kelam, tidak dapat menutupinya
Awan hitam, tidak sanggup menguburnya

Bagaimana aku melupakan dia
Dengan apa kuhapus namanya
Dengan apa ku mengubur kenangan ini
Karna semua terukir dalam di hati
Terukir dengan tulusnya cinta

0 comment(s):

Posting Komentar

thanks to visit my blog
please write your comment here :)