dari Erasmus

Rinai hujan kini bagai karang penghancur raga
Bahkan debu pun serasa hentakan pasir-pasir
Kenapa aQ begitu lemah?
Kenapa jiwaQ begitu rapuh?
Kenapa hatiQ bagai menara kartu yang kehilangan salah satu anggota di kakinya?

0 comment(s):

Posting Komentar

thanks to visit my blog
please write your comment here :)